Sobat Bumi Indonesia

Kolom seni “Awal Kerusakan Bumi”

Awal kerusakan bumi dipicu oleh eksploitasi sumber daya alam dan industrialisasi tanpa pertanggungjawaban. Deforestasi, polusi air, dan emisi gas rumah kaca mempercepat perubahan lingkungan global. Upaya kolektif untuk mengadopsi praktik berkelanjutan menjadi kunci dalam memitigasi dampak negatif dan menjaga keseimbangan ekosistem bumi. Ilustrasi : Ilsa Alziza Khan Gandeguay (Politeknik negeri fak-fak – Sobat Bumi Fak-Fak)

Peduli Lingkungan: Sebuah Perjalanan Aksi

Kecintaan terhadap alam membawaku ke banyak tempat. Salah satu perjalanan yang paling kuingat adalah keberanian untuk terjun langsung ke lapangan untuk melakukan edukasi iklim, tidak berhenti hanya pada kalangan tertentu saja, namun juga meliputi anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia. Hal ini digunakan untuk menegaskan bahwa pelestarian bumi tidak berhenti pada satu generasi atau jenjang … Read more

Aku, Mangrove, dan Dunia

Di manakah kalian akan tinggal jika hanya bumi yang mampu menyediakan seluruh hal yang kita butuhkan? Jawabannya hanya Planet Bumi, bukan? Berbicara soal bumi tidak terlepas dari lingkungan. Mereka berdua bagaikan sepasang sepatu kanan dan kiri apabila kita menjaga lingkungan maka bumi akan memberikan kebermanfaatan bagi kita. Nah, di sini aku ingin membagikan kisahku mengenai … Read more

Strategi Penanggulangan Eutrofikasi di Waduk Koto Panjang Riau

Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang merupakan waduk yang terdapat di Provinsi  Riau. Waduk Koto Panjang ini merupakan hasil pembendungan beberapa sungai, yaitu Sungai Kampar Kanan, Batang Mahat, Gulamo, Tapung Air Tiris,  Kapau Batang Mahat, Gulamo, Tapung Air Tiris, Kapau, Tiwi, Takus, Osang, Arau Kecil, Arau Besar, dan Cunding di Provinsi Sumatera Barat, … Read more

Potret Implementasi REDD+ di Indonesia

Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) adalah mekanisme internasional yang dibuat oleh Konferensi United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Conference of the Parties (COP). Tujuannya untuk memandu kegiatan di sektor kehutanan. Di antaranya pengelolaan hutan berkelanjutan, mendorong konservasi, peningkatan cadangan karbon hutan di negara berkembang, serta pengurangan emisi dari deforestasi, degradasi … Read more

Gerakan Eco-Literasi Tuk Wujudkan Pengembangan Green Campus

Green campus adalah sebuah konsep pengembangan kampus di era industri 4.0 yang masih belum sepenuhnya di implementasikan. Konsep pembangunan berkelanjutan berbasis green ini berkembang mengingat aktivitas manusia dan industri yang tidak ramah lingkungan mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan lingkungan seperti lapisan ozon akibat rumah kaca, limbah industri, dan pengelolaan alam yang tidak ramah lingkungan. Kerusakan lingkungan adalah … Read more

Sinergi Bersama Selamatkan Bumi dari Sampah Organik

Sampah organik menjadi sorotan utama yang memerlukan solusi segera dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini. Menyadari bahwa bumi kita semakin terperangkap dalam dampak negatif akibat manajemen sampah yang kurang efektif, merupakan kewajiban bersama untuk mencari solusi inovatif dan berkelanjutan. Dalam hal ini, penyelesaian isu lingkungan bukanlah hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas … Read more

Usai Kunjungi TWS, Sobat Bumi Sosialisasikan Ecoprint

Pengurus Pusat Sobat Bumi Indonesia menghadiri undangan ke Toyota Waste Station (TWS) di Mall of Indonesia, Selasa (19/12). Tepat di hari yang sama, Pengurus Pusat juga mengadakan “Sobi Goes to You” perdana di Yayasan Al-Aqsha Kelapa Gading. Kegiatan bermula dengan pengambilan footage dan sesi foto bersama di sekitar TWS, dilanjutkan oleh serangkaian kegiatan Sobi Goes … Read more